Ketika aku masih di dalam kegelapan dan tak tahu dunia luar itu seperti apa, bahkan rekan se-rasku tidak tahu apa yang ada di luar sana. Aku memang baru di sini, tetapi aku ingin sekali keluar dalam kegelapan yang ramai akan riuhnya para sejenisku. Aku sering bertanya kepada pendahulu yang mungkin sudah lama berada di kegelapan ini, tetapi mereka tidak tahu akan apa yang terjadi di luar sana. Mitos dan beberapa pendahulu mengatakan bahwa di luar sana sangat kejam, dan dunia yang tidak akan menerima kehadiranku lagi. Aku semakin penasaran dan hari penantianku tiba. Saat muncul seberkas cahaya dari kejauhan, lalu ada dorongan kuat mengusirku dari penuh sesaknya ruangan gelap ini, dan benar saja, untuk pertama kalinya aku melihat dunia luar, dunia yang tidak pernah aku lihat sebelumnya. Aku terombang-ambing bagai kapal di tengah samudra, aku terbuang dari kumpulanku, dan bahkan aku terbuang oleh tuanku. Aku bertekad untuk kembali ke pangkuan tuanku, tetapi dengan keji dia berkata "KAU BUKAN TAIKU", sewaktu itulah aku terakhir kali melihat wajah tuanku. Sekarang aku hanya menunggu hari dimana aku dapat diterima oleh semuanya.... The End
# kisah ini sengaja tdk saya beri judul, biar pembacalah yang lebih pantas memberi judul pada kisah tragis ini. Kisah ini terinspirasi dari teman saya sewaktu SMA bernama Angga (nama sebenarnya).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar